July 16, 2020

Rahmad Darmawan Tetapkan Tak Ikut Pilkada Lampung Tengah

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, memastikan dirinya tidak ambil bagian dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk Kabupaten Lampung Tengah. Sebelumnya, Rahmad diisukan bakal maju sebagai calon wakil bupati.

Informasi mengenai Rahmad maju sebagai calon wakil bupati menyebar dengan cepat, dan dirinya mengaku memang ada dorongan untuk mencalonkan diri. Hal tersebut diperkuat dengan dirinya menjadi kader Partai Demokrat.

Setelah melalui beberapa pertimbangan, mantan pelatih timnas Indonesia ini memantapkan diri untuk tidak ambil bagian dalam Pilkada Kabupaten Lampung Tengah. Namun, Rahmad tak menampik soal keterkaitan dengan Demokrat.

“Ada perhatian dari saya. Tapi setelah diskusikan dengan keluarga dan saudara, serta kawan-kawan, saya memutuskan tidak bersedia ikut Pilkada Kabupaten Lampung Tengah,” ungkap sosok yang karib disapa RD tersebut.

RD sangat senang dan mengapresiasi segala dorongan kepada dirinya untuk mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati. RD menuturkan bahwa dirinya mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti organisasi masyarakat di Lampung.

Sementara itu, soal keterlibatan dirinya dengan Partai Demokrat, RD menuturkan bahwa hal itu memang murnia niatnya untuk mencoba terjun di dunia politik. Namun, tidak benar jika ada hubungan antara Demokrat dan rencana menjadi calon wakil bupati.

“Itu murni keinginan hati saya. Mungkin karena waktunya yang bersamaan sehingga ada yang mengait-ngaitkan antara bergabungnya saya ke Demokrat dengan pilkada di Lampung Tengah,” ungkap mantan juru taktik Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura ini.

Rencana untuk RD terjun di dunia politik memang sudah lama, dan akhirnya ia bergabung dengan Partai Demokrat akhir-akhir ini. “Tapi baru sekarang terlaksana,” ucap RD soal niatnya terjun di politik tersebut.

Tokoh sepakbola terjun di dunia politik bukan barang baru, hal itu juga pernah dilakukan Nilmaizar yang sempat mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Madura United juga tidak keberatan, dengan keterlibatan RD di panggung politik.

“Pelatih juga punya hak berparpol [Partai Politik]. Walaupun, sebenarnya saya sebagai mantan politisi, tak pernah diskusi tentang politik dengan beliau,” jelas Achsanul Qosasi, selaku presiden Laskar Sapeh Kerrab